Archive for August, 2007

PAS : Mainan Edukatif untuk Melatih Konsentrasi

PAS adalah salah satu produk mainan edukatif dari Jerman. Hak cipta penerjemahan dalam bahasa Indonesia dimiliki oleh PT. Pondok Obed Edom, Jakarta.

Bentuk-bentuk permainan PAS cukup beragam. Ada paket Bermain & Belajar mempergunakan buku dan wadah kontrol PAS, tali PAS, paket bermain huruf, paket mengeja, istana kuis, dan lain-lain. Untuk mengetahui display produk, klik bagian judul di atas.

Selain melatih konsentrasi, PAS juga baik untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak. Karena sesungguhnya anak bisa mengoreksi sendiri permainan mereka berdasarkan pola yang ada.

Anda mungkin mau mencoba?

Add comment August 29, 2007

Membuat Kartu Kata untuk Belajar Membaca

Banyak cara untuk menstimulasi kemampuan membaca, salah satunya dengan mempergunakan kartu kata bergambar. Anak-anak yang efektif belajar dengan melihat (visual) akan sangat terbantu dengan media yang mempergunakan gambar.

Ibu-ayah bisa membuat sendiri kartu-kartu ini dengan beberapa bahan yang mudah didapat dan juga cukup murah.

Bahan:
- Berbagai jenis gambar berwarna dari majalah atau koran bekas, poster gambar (yang biasa dijual di emperan atau toko buku), atau brosur-brosur belanja supermarket.
- Karton duplek
- Lem

Alat:
- gunting
- penggaris
- pensil
- spidol besar warna merah

Cara membuat:
- bagilah karton duplek dengan bantuan pensil dan penggaris, menjadi kartu-kartu dengan ukuran panjang 24 cm dan lebar 8 cm lalu digunting.
- Untuk satu kartu terdiri atas dua buah duplek yang direkatkan, sehingga dua sisi masing-masing berwarna putih.
- Sisi yang pertama diisi dengan gambar yang direkatkan dengan lem berikut tulisan nama gambar tesebut, sementara sisi yang kedua diisi dengan tulisannya saja dari gambar tersebut.
- Tumpulkan ujung-ujung kartu supaya tidak melukai mata atau bagian tubuh lainnya ketika dimainkan oleh anak-anak.
- Simpanlah kartu-kartu berurutan berdasarkan kategori, misalnya sayur-sayuran, hewan, pakaian, dan sebagainya.

Contoh cara bermain:
- Jejerkan 5 buah kartu dengan bagian bergambar berada di atas. Biarkan selama 5 detik.
- Lalu baliklah kartu-kartu itu sehingga bagian yang tidak bergambar berada di atas.
- Bermainlah tebak-tebakan dengan anak, kartu apakah yang kita tunjukkan.
- 5 – 10 menit cukup untuk memainkan permainan itu, dan bersegeralah beralih ke kegiatan lain yang mungkin lebih menantang, seperti bermain bola atau yang lainnya, yang memang disukai anak.

Add comment August 27, 2007

Previous Posts


 

August 2007
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Recent Posts

Komentar Anda

infogue on Mendesak: Kurikulum tentang…
infogue on Konsistensi: Cara Ideal untuk …
infoGue on Tanaman Obat untuk Keadaan…
Anonymous on Saatnya Pendidikan Menjadi Leb…
suwiku on Tanaman Obat untuk Keadaan…
Maya A Pujiati on Kriteria "Poster Bel…
Mustain Arif, S.Si on Kriteria "Poster Bel…
infogue on Seberapa Penting Menjadi …
Anika on Kurikulum untuk Anak Usia…
rumahmainan on Memilih Mainan Anak
abuyahya on Tahun Baru dan Fotografi
Fathullah on Mendidik Anak Laki-Laki
Mikael Dewabrata on Mainan Baru dari Limbah Pohon …
Maya A Pujiati on Mainan Baru dari Limbah Pohon …
Maya A Pujiati on Mainan Baru dari Limbah Pohon …

Arsip

Blog Stats