Memilih Mainan Anak

November 17, 2007

Anak balita tanpa mainan? Hal itu jelas mustahil. Anak hidup dengan bermain dan belajar juga lewat bermain. Membiarkan tangan anak kosong tanpa satu pun benda dipegangnya untuk dimainkan hanya akan menjadi bumerang bagi orang tua. Rewel dan uring-uringan sangat mungkin terjadi. Lebih parah lagi jika kemudian mereka beralih menjadi “TV mania”, yang kuat berjam-jam di depan televisi, sementara tayangannya belum tentu sesuai dengan usia mereka.

Namun di tengah membanjirnya produksi mainan anak, orang tua juga ternyata perlu selektif memilihnya. Beberapa kriteria perlu diperhatikan agar mainan yang kita berikan pada anak-anak memiliki nilai manfaat dan juga aman bagi mereka.

Berikut ini kriteria mainan dan permainan anak yang bisa menjadi acuan bagi orang tua:
Berasal dari bahan yang aman (tidak mengandung racun)
Bisa mengaktifkan saraf motorik (motorik kasar maupun motorik halus)
Contoh: balok-balok kayu, bola berbagai ukuran, gelas-gelas plastik untuk di tumpuk, manik-manik besar untuk dironce, alat jahit mainan, pasir dan air, lempung mainan, kelereng luncur, mobil-mobilan yang bisa ditarik, sepeda roda tiga, ayunan, perosotan, dll

Bisa mengaktifkan sisi kognitif otak
Contoh: kartu-kartu kata, kartu-kartu gambar, PAS, logico,puzzle (dari kertas, kayu, atau bahan sintetis), buku-buku cerita, balok-balok bongkar pasang, dll.

Memungkinkan adanya interaksi dengan anak sebaya atau orang tua
Misalnya: bermain bola, bermain lompat tali, atau bermain tebak kata dengan kartu-kartu.

Hindari sedapat mungkin mainan yang mempergunakan baterai pada usia balita, karena akan mengurangi aktivitas motorik mereka. Membiarkan anak-anak berlarian di halaman jauh lebih baik daripada membiarkan mereka hanya terduduk melihat mobil-mobilan elektrik berjalan dengan bantuan remote control.

Semoga bermanfaat!

Entry Filed under: opini. .

1 Comment Add your own

  • 1. rumahmainan  |  January 31, 2008 at 3:58 pm

    kami sedia bu mainan edukatif. sepertinya syarat2 yang ada di artikel. mainan yang kami punya memenuhi..

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


 

November 2007
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Recent Posts

Komentar Anda

infogue on Mendesak: Kurikulum tentang…
infogue on Konsistensi: Cara Ideal untuk …
infoGue on Tanaman Obat untuk Keadaan…
Anonymous on Saatnya Pendidikan Menjadi Leb…
suwiku on Tanaman Obat untuk Keadaan…
Maya A Pujiati on Kriteria "Poster Bel…
Mustain Arif, S.Si on Kriteria "Poster Bel…
infogue on Seberapa Penting Menjadi …
Anika on Kurikulum untuk Anak Usia…
rumahmainan on Memilih Mainan Anak
abuyahya on Tahun Baru dan Fotografi
Fathullah on Mendidik Anak Laki-Laki
Mikael Dewabrata on Mainan Baru dari Limbah Pohon …
Maya A Pujiati on Mainan Baru dari Limbah Pohon …
Maya A Pujiati on Mainan Baru dari Limbah Pohon …

Arsip

Blog Stats